Bau Softener Itu

Sebagai ibu rumah tangga yang juga bekerja aku harus pandai-pandai membagi waktu, walaupun terkadang merasa lelah dengan pekerjaan kantor tapi pekerjaan dirumahpun harus bisa aku selesaikan, seperti mencuci baju itu aku lakukan 2 hari sekali dan dimalam hari, aku kerjakan setelah shalat isya atau kadang kalau arun sudah tidur. Ngomong-ngomong tentang mencuci, aku punya cerita nih : Waktu aku mencuci malam kemarin ternyata Softener yang biasa aku pakai habis, akhirnya sebelum mencuci aku ke warung dulu kali ini yang ada diwarung softener bukan yang biasa aku pakai (yang awalan huruf M dan ada 1x bilasnya pasti rekan bloger tahu donk.. :mrgreen: ). Setelah selesai cucian tadi langsung aku jemur malam itu juga supaya besok pagi aku tisak terlalu repot dan tinggal menyiapkan keperluan suami dan anakku tersayang sebelum aku ngantor. Sambil istirahat melepas lelah sehabis mencuci dan menunggu suamiku pulang kuliah kurebahkan badanku disamping arun yang sudah tidur lelap, lalu aku nyalakan radio disampingku agar suasana dikamarku tidak terlalu sepi karena TV belum bisa aku tonton (gara-gara tukang remot), tiba-tiba aku merasa hidungku gatal langsung aku garuk seraya tercium bau wangi softener yang aku pakai tadi, dan tiba -tiba entah kenapa aku teringat almarhum nenekku yang sudah meninggal dibulan desember 2009 kemarin, ku ingat saat-saat terakhir aku bersamanya saat melihat nenekku menghadapi Sakarotul maut sekilas ku cium pipinya sambil mengajaknya mengucapkan Syahadat tercium juga bau softener seperti yang aku pakai mencuci tadi.
Sakarotul maut yang dihadapi nenekku sangat cepat tidak sampai 3 menit aku ajak nenekku ucapkan Syahadat (tentu dibantu keluargaku yang lain), mulut nenekku sudah tidak bergerak lagi langsung ku dekatkan jari telunjukku ke hidungnya napas pun sudah tidak ada seraya aku ucapkan ‘Innalillahi wa inna ilahi rojium’ lalu di ikuti anggota keluarga yang lain. Saat itu tak kuasa aku menahan air mata tapi aku tidak boleh memeluknya karena dikhawatirkan air mataku jatuh ke jasadnya dan itu akan memberatkan nenekku. Disisi lain aku sedih karena sudah kehilangan nenek yang aku sayangi yang beliau juga menyayangi aku melibihi cucu-cucunya yang lain (bisa dibilang aku cucu kesayangan: *PD Mode On* :grin: ) tapi aku juga merasa lega karena nenekku kini sudah tenang di alam sana menyusul kakekku yang sudah meninggal 13 tahun yang lalu, dan satu hal yang membuat aku senang dan bangga aku bisa menemani dan menuntun nenekku menghadapi Sakarotul maut serta membimbingnya mengucapkan Syahadat, karena dalam hidup aku ini pertama kali aku menyaksikan orang menghadapi Sakarotul maut, walau pun kadang suka terbayang (apalagi kalau aku mencium softener itu aku pasti langsung teringat saat -saat itu) tapi itu tak membuatku takut mungkin karena beliau salah satu orang yang aku sayangi.
Bukan hanya saat-saat nenekku menghadapi Sakarotul maut yang aku ingat terkadang aku bernostalgia ke masa aku kecil, karena aku memang dibesarkan oleh beliau dikarenakan ayah dan ibu ku bekerja sehingga aku dititipkan ke rumah nenekku (aeperti arun sekarang : kalau arun aku titipkan ke kakak ipar). Jujur aku sendiri merasa belum bisa membalas budi baiknya padaku selama beliau hidup, aku hanya bisa mendo’akannya semoga amal ibadahnya diterima oleh allah swt.amien ya robbalalamin…..

Diterbitkan di: on 30 Maret 2010 at 3:07 pm  Komentar (25)  
Tags: , , , , , , , , , ,

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://bundaarun.wordpress.com/2010/03/30/bau-softener-itu/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

25 KomentarTinggalkan komentar

  1. softener membawa angan melayang teringat masa yang lalu, subhanallah

  2. ooo, jadi gara2 softener itu?
    semoga nenek di sana istirahat dengan tenang di sisiNya

    salam

  3. softener itu …
    jadi inget juga, saat kakek ku tersayang pergi …

  4. sekarang softener jadi benda pengingat :)
    Salam kenal.

  5. semoga bau softener ga membawa kesedihan..,
    oh TV belum benar ya Bun.,. nah kalau Mas Indra mau nonton pertandingan Persija gimana..,
    salam ya Bun untuk keponakan ku Arun..,

    • y klo mo nonton ke stadion ha…..

  6. Softenernya wangi melati ya bun?
    kok bisa mengingatkan pada yang sudah tiada? :D

  7. yang sudah-sudahlah terjadi…. jangan diingat2 biar tenang :)

  8. kirim doa aja mbak

  9. bau softener yang mengingatkan pada suatu kejadian yang menyedihkan..,

  10. walau raganya sudah tiada, tapi kasih sayangnya tetep abadi dihati kita…amin ya rob…

  11. apa saja pasti bisa mengingatkan kita pada sesuatu…,
    sperti bunda yang mengingat bau softener..,
    kami juga begitu jika ingat pepsiblue tyan selalu ingat kebersamaan bersama kawan-kawan thetekter…,

  12. aku selalu ingat nenek ku juga bun, dimana2 nenek selalu terdepan melindungi cucunya. apapun yg di mau nenek pasti nurutin, uhh kangen alm nenek ku juga bund.

  13. bebauan bisa menjadi pemicu akan memory2 yang tersimpan jauh di dalam pikiran bawah sadar bahkan di pikiran nirsadar kita :)

  14. wangi2an bisa mengingatkan :)

    salam kenal bunda :

  15. ini softener mereknya apa jeng hehe

  16. Ikut bersedih untuk meninggalnya nenek tercinta, Semoga beliau mendapatkan ketenangan di sisi-Nya. Mengenai softener, saya malah sering ingat istri saya. apalagi kalo pakaian yang saya gunakan begitu licin, rapih dan wangi.

    salam

    http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/04/26/tragedi-taksaka/

  17. Jadi inget almarhum nenekku, yg meninggal agustus tahun lalu, ada wangi2an tertentu memang yang mengingatkna kita pada almarhum, sayangnya aku waktu itu nggak sempet membimbing sakratul maut beliau, padahal aku berada disamping beliau :( . beliau pergi tanpa kami ketahui.
    hiks..

  18. Dulu waktu kecil Mbah Uti ku suka nyuapin aq pakai piring seng…. tiap denger piring seng ditarik dari rak kayu aq selalu berlari ke belakang cz itu berarti saatnya makan…. kini piring seng itu sudah berubah fungsi jadi tatakan obat nyamuk, tapi kenangan akan mbah uti tak akan pernah lekang oleh waktu…… kangen… Mbah Uti lagi ngapain ya di sana… T_T

  19. aroma dan bau sering kali mengingatkan akan suatu memory, ada yang malah takut dengan bau wangi tertentu, karena punya pengalaman magis, de el el

    Nah kalau yng selalu inget akan bau parfum cewe nya ya …

    salam kenal bu

  20. saya tahu merk softenernya, mbak pakai wangi apa kok bisa terbayang sama almarhum nenek. bau softener bs mengingatkan kepada dia

  21. amin amin ^_^
    InsyaAllah saat ini almh nenek pasti tengah bahagia di kehidupan yg lebih abadi ^_^

  22. Apapun memang bisa jadi pemicu utk terkenang dengan masa lalu ya Bun. Saya ikut terharu membaca kenangan menemani nenek sakratul maut…

  23. sedih jadi pengen ikut nangis :’(

  24. . jadi mengingat kepada masa lalu.

    . tapi yang lebih sering teringat dengan bau farpum nya itu.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.